"Medieval", seluk beluk masa muda panglima perang Ceko Jan Zizka

Berita25 Dilihat
Jakarta (ANTARA) – Jan Zizka dikenal sebagai panglima perang andal dari Ceko pada abad ke-15. Dia punya reputasi sebagai orang yang tak pernah kalah sekali pun meski pada pengujung hidupnya Zizka kehilangan penglihatan. 

Kisah masa muda Zizka, pemimpin perang yang berhasil mengalahkan tentara Ordo Teutonik dan Kekaisaran Romawi, diadaptasi ke dalam film berjudul Medieval.

Ditujukan untuk penonton dengan usia 17 tahun ke atas, Medieval memang penuh dengan adegan perkelahian dan perang yang eksplisit, berdarah-darah serta brutal.

Baca juga: “Before Now and Then” raih film terbaik di APSA

Rakyat yang digantung di pohon, pria sekarat dengan tubuh terhunjam benda tajam, darah yang mewarnai sungai ketika para prajurit berkuda tercebur dan berkelahi di dalam air. Itu hanya sedikit dari adegan-adegan brutal yang disuguhkan sutradara Petr Jákl. 

 

medieval ps2
Adegan di film “Medieval” (ANTARA/HO-Stanislav Honzik)

Harta, tahta, dan wanita diangkat dalam film yang dibintangi oleh Ben Foster, Sophie Lowe, Michael Caine, Til Schweiger, Rolland Møller, Matthew Goode, dan William Moseley.

Sebagai seorang ksatria dan tentara bayaran, Zizka (Ben Foster) terjebak di dalam konflik politik yang membuatnya diminta untuk menculik Katherine (Sophie Lowe), tunangan dari bangsawan berkuasa Rosenberg (Til Schweiger) yang bersekongkol dengan Sigismund, saudara dari raja Wenceslas IV, yang ingin merebut kekuasaan.

Katherine yang punya posisi serta riwayat keluarga terpandang membuatnya seperti jadi barang berharga, diperebutkan oleh banyak pihak, dibawa paksa ke sana dan ke sini sebagai jaminan mendapatkan kekuasaan.

Di tengah konflik politik perebutan kekuasaan, hubungan antara Katherine dan Zizka yang semakin bersemi ketika mereka mulai lebih mengenal satu sama lain menambah bumbu drama.

 

medieval cred Stanislav Honzik 12
Adegan di film “Medieval” (ANTARA/HO-Stanislav Honzik)

Sayangnya, chemistry antara Ben Foster dan Sophie Lowe tidak terjalin manis, membuat drama itu terasa datar, bahkan ketika tiba di titik klimaks di mana Katherine, yang sering hanya terpaku ketika orang-orang di sekitarnya bertarung mempertaruhkan nyawa, membuat keputusan untuk dirinya sendiri.

Sebelum menonton Medieval, ada baiknya Anda membaca-baca dulu kisah tentang Jan Zizka serta kejadian di masa lampau yang digambarkan dalam film, seperti agar bisa lebih menikmati jalan cerita yang penuh intrik, juga banyaknya tokoh di dalamnya.

Di luar itu, Medieval bisa jadi tontonan yang asyik bagi pencinta film bertema perang dengan adegan-adegan gore juga kecerdikan Jan Zizka dalam membuat taktik militer penuh inovasi yang membuatnya selalu meraih kemenangan.

Baca juga: Film India “Brahmastra Part One: Shiva” hadir di Disney+ Hotstar

Baca juga: Sekuel film aksi India “RRR” sedang digarap

Baca juga: Marsha Aruan jelajah waktu di film “Ratu Dansa”, tayang 16 Desember

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

source

Komentar