Mahasiswa FAI Unismuh Makassar KKN internasional ke Thailand

Berita24 Dilihat
Makassar (ANTARA) – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Ahmad Kamil Alfath lolos seleksi menjadi peserta magang/KKN internasional di Thailand pada 12 November-12 Desember 2022.

Sekretaris Prodi Unismuh HES, Dr Ridwan Fawallang dalam keterangannya di Makassar, Selasa, mengatakan Ahmad Kamil lolos seleksi dalam peserta KKN internasional setelah menyisihkan banyak kontestan.

Kegiatan KKN Internasional merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca juga: Mahasiswa Unismuh Makassar ikuti magang internasional di Thailand

Selama satu bulan peserta KKN Internasional akan melakukan magang sekaligus penelitian kolaboratif mahasiswa bersama dosen yang akan dipublikasikan di jurnal bereputasi.

“Tujuan KKN ini untuk menambah pengalaman dan keilmuan serta membangun kolaborasi secara internasional bagi mahasiswa, selain itu diharapkan dapat memberikan dampak sosialisasi bagi Program Studi HES dan FAI secara umum di Unismuh Makassar,” ujarnya.

Dekan FAI Unismuh Makassar Dr Amirah Mawardi mengapresiasi mahasiswa yang telah lulus menjadi peserta magang atau KKN internasional di Thailand.

Ia mengatakan hal tersebut menjadikan suatu kebanggaan bagi Unismuh Makassar, karena membuktikan bahwa mahasiswa Fakultas Agama Islam dapat bersaing secara internasional.

Selain Ahmad Kamil dari Prodi HES, juga terdapat beberapa mahasiswa dari Prodi lain, yaitu Lismawati, Maria Ulfa, Nur Maulia Eka Putri dari Prodi Ilmu Administrasi Negara (ADN), serta Rihatul Mujahidah dan Vindi dari Prodi Farmasi.

Baca juga: Mahasiswa KKN internasional Unismuh donasi Masjid Filipina

Baca juga: Dua mahasiswa Agribisnis Unismuh Makassar lolos program Kementan

Sebelumnya, dua mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Makassar mengikuti Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Davao, Filipina, yakni Ramlianto dari Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Sri Nurfadillah Syam dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.

“Ini kesempatan bagi mahasiswa untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, termasuk kultur dan nilai-nilai luhur bangsa, serta memperkenalkan Al Islam Kemuhammadiyahan pada masyarakat Filipina,” ujar Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Elly Oscar MPdi.

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2022

source

Komentar