Dari B20, Jokowi Titipkan Pesan agar UMKM Naik Kelas

Berita20 Dilihat

JawaPos.com – Puncak Business 20 atau B20 pada rangkaian G20 berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pembicara kunci di BNDCC, Nusa Dua, Bali, kemarin (14/11). Juga, menelurkan B20 komunike yang direkomendasikan kepada pemimpin G20.

Ketua Penyelenggara B20 Indonesia Summit Shinta W. Kamdani menuturkan, penyelenggara B20 Indonesia Summit berhasil menghasilkan 25 rekomendasi kebijakan dan 68 aksi kebijakan. ”Ya, aksi. Bukan hanya rekomendasi,” tegasnya dalam pidato kemarin.

Kunci dari B20 komunike yang menjadi rekomendasi tersebut adalah inovasi, inklusif, dan kolaboratif. Inovasi berfokus pada membuka peluang baru pertumbuhan pascakrisis. Hal itu akan membuka kontribusi lebih besar pada ekonomi digital. Inovasi juga menjadi kunci untuk pengembangan penanganan kejahatan siber yang lebih baik.

Peran UMKM juga disinggung dalam komunike tersebut. Terutama UMKM perempuan dan masyarakat rentan. Hal itu penting agar bisa membuka lapangan kerja bagi seluruh masyarakat.

Shinta menjanjikan, seluruh kebijakan itu baru poin awal. ”Setelah ini yang penting harus ada aksi dan dampak nyata untuk kebangkitan ekonomi,” tegasnya.

Presiden Joko Widodo lantas menerima rekomendasi tersebut. Seluruh rekomendasi akan dibawa untuk dibahas dalam KTT leaders summit yang berlangsung hari ini.

Saat menutup B20 Summit, Jokowi menitipkan sejumlah pesan, termasuk kepada CEO perusahaan-perusahaan multinasional. Di antaranya, presiden berharap seluruh pihak ikut bersama-sama membesarkan UMKM. ”Saya titip kepada yang besar agar membawa yang kecil. Yang besar mau membesarkan usaha-usaha kecil, usaha-usaha mikro, agar mereka tidak tertinggal,” katanya.

Usaha untuk membuat UMKM naik kelas itu salah satunya melalui digitalisasi. Dari total sekitar 64 juta UMKM di Indonesia, sekitar 19 juta di antaranya sudah masuk ke ranah digital.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan optimismenya terhadap kondisi dunia. Salah satunya, ekonomi RI yang diyakini terus tumbuh dan menjadi cahaya di tengah kesuraman dunia. ”Di setiap kesulitan, tantangan, pasti ada peluang. Jangan pesimistis,” tegas mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Jokowi menambahkan, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional atau IMF Kristalina Georgieva mengatakan, Indonesia menjadi salah satu titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia. Untuk menjaga kondisi ekonomi Indonesia, diperlukan strategi besar menghadapi tantangan global.

Pembicara kunci yang menarik perhatian dalam B20 kemarin adalah PM Kanada Justin Trudeau. Kedatangannya membuat hadirin berebut mengajak berswafoto. Trudeau pun tak keberatan dengan kerumunan orang yang meminta mengabadikan momen langka itu.

Trudeau membahas beberapa hal. Di antaranya, investasi Kanada, pentingnya kolaborasi antara bisnis, sipil, dan pemerintah, serta mendukung efek positif dari teknologi yang merata dan menyorot pentingnya investasi ke sumber daya manusia.


source

Komentar