Bank Dunia: Kesetaraan Gender Bisa Tambah US$11 T untuk PDB Global

Berita32 Dilihat
Jakarta, CNN Indonesia

Direktur Pelaksana Pengembangan Kebijakan dan Kerja Sama Bank Dunia Mari Elka Pangestu mengungkapkan bahwa kesetaraan gender mampu menambah US$11 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global.

“Kesetaraan dan mengurangi kesenjangan gender adalah tidak hanya tentang hak perempuan, tetapi juga tentang ekonomi. Angkanya adalah US$11 triliun,” imbuhnya dalam B20 Summit Indonesia di Nusa Dua, Bali, seperti dilansir Antara, Senin (14/11).

Lebih lanjut Mari menuturkan bahwa dunia harus mendorong kesetaraan gender dan mengurangi kesenjangannya karena hingga kini masih terjadi perbedaan pemberian hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan.

Saat ini, secara umum partisipasi angkatan kerja perempuan hanya sekitar 50 persen yang lebih rendah dibandingkan laki-laki mencapai 80 persen.

Bahkan, di beberapa daerah seperti Timur Tengah ternyata partisipasi perempuan terhadap dunia kerja sangat rendah, yaitu hanya sekitar 20 persen.

“Di Asia sedikit lebih baik, yaitu mendekati 60 persen, tetapi masih lebih rendah daripada pria,” kata Mari.

Beberapa upaya yang dapat mengurangi kesenjangan kesetaraan gender adalah memperhatikan gizi ibu ketika mereka hamil sekaligus memastikan bahwa mereka bisa melahirkan bayi yang sehat.

Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan akses yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam mendapatkan pendidikan hingga pelatihan keterampilan.

Hak hukum atas kepemilikan aset maupun inklusi dan layanan keuangan juga perlu diberikan kepada perempuan agar mereka tidak berada dalam posisi yang dirugikan.

Mari menyebut ada langkah sederhana yang telah dilakukan dan berhasil meningkatkan partisipasi perempuan, yakni wanita diizinkan bepergian sendiri di Arab Saudi.

“Perempuan dapat bepergian di jalan dan ini mengakibatkan peningkatan partisipasi angkatan kerja dari 20 persen menjadi 30 persen,” tandasnya.

[Gambas:Video CNN]

(bir/dzu)



source

Komentar